Highlights

Zaza Tak Mudah Jalani Karier di West Ham

LONDON – Perjalanan karier sepak bola Simone Zaza ke West Ham United dinilai tak akan mudah seperti pendahulunya yang dahulu pernah sukses yaitu Paolo Di Canio. Ucapan tersebut disematkan oleh legenda sepak bola asal Arsenal yaitu Ian Wright.

zaza tak akan mudah jalani karier di west ham

Sebelumnya Simone Zaza atau akrab dipanggil Zaza ini didatangkan dari klub juara Seire A yakni Juventus dan saat itu mengatakan ingin mengikuti jejak Paolo Di Canio saat bermain untuk West Ham dahulu kala. Kendati saat ini dia sulit beradaptasi dengan permainan yang sudah ada di Liga Inggris.

Dan legenda Arsenal, Ian Wright yang dahulu juga pernah berseragam West Ham menyayangkan ucapan Simone. Sebab, sosok pria yang berusia 52 tahun ini menilai sebaiknya pemain bernomor punggung 11 itu membangun jalannya sendiri untuk tidak mengikuti jejak sang legenda tersebut.

“Mengapa dia menyebut nama Di Canio. Paolo salah satu pemain terbaik dalam sejarah West Ham. Entah apa gerangan ia menyebut demikian,” ujar Ian mengtuip HITC Sport, Rabu (28/9/2016).

“Saya tahu ia mengatakannya dengan cara yang positif. Namun ia harusnya membuat jalannya sendiri dan berkonsentrasi untuk mengangkat namanya,” pungkasnya.

Sejauh ini, Zaza belum menunjukkan performa gemilang bersama The Hammers. Ia bermain sebanyak tiga kali dengan menerima dua kali kartu kuning dan belum menggelontorkan pundi golnya.

Highlights

Sergio Ramos Absen Bela Real Madrid

Madrid – Zinedine Zidane yang merupakan pelatih dari Real Madrid, membenarkan Sergio Ramos tidak bakal tampak dalam lanjutan La Liga kontra Real Betis di Benito Villamarin, Sevilla, Sabtu kemudian atau Minggu dini hari WIB.

Sergio Ramos Absen Bela Real Madrid

Ramos sekarang sedang menghadapi luka yang ditimbulkan dikala membela Spanyol kontra Albania dalam kualifikasi Piala Dunia 2018 pada 9 Oktober lalu. Bek yang berumur 30 tahun tersebut ditarik keluar dan juga digantikan langsung oleh Inigo Martinez pada menit ke – 80 pertandingan.

Setelah pertandingan, Ramos menjalankan pengecekan yang dilakukan oleh medis. Diketahui, pemain didikan dari perguruan Sevilla tersebut sedang menghadapi permasalahan pada lututnya dan juga dirinya wajib absen dalam pertandingan yang berlangsung nanti.

“Sergio Ramos merasakan sakit (pada lututnya), sampai – sampai dirinya tidak akan bermain. Ia kapten kami dan juga pemain berarti yang senantiasa membagikan segalanya di lapangan. Kami berharap ia lekas pulih,” kata Zidane.

Real Madrid kandas mencapai kemenangan dalam 4 pertandingan terakhir di bermacam ajang. Ramos pernah menemukan kritik lantaran dikira tidak bermain optimal dalam periode tersebut.

“Semua pemain menemukan kritik atas performa yang ia lakukan di lapangan. Jadi, aku kerasa tidak adil menyalahkan Ramos karna ia senantiasa tampak bagus dan juga mengerahkan seluruh keahlian terbaik,” lanjut Zidane.

“Kami akan melangsungkan pencarian solusi ketidakhadiran Ramos. senantiasa terdapat dikala susah serupa ini. aku hendak melaksanakan yang tersadu buat menuntaskan permasalahan tim,” ucap Zidane.

Saat ini, Real Madrid masih berposisi di urutan kedua klasemen La Liga dengan 15 poin dari 7 pertandingan. Los Blancos cuma kalah selisih hasil dari rival sekota Atletico Madrid yang jadi pemuncak klasemen.

Highlights

Leicester City Samai Catatan Buruk Chelsea

London – Leicester City takluk 3 gol tanpa balas dari Chelsea dalam laga lanjutan Premier League di Stamford Bridge, London pada Sabtu lalu. Hal tersebut menjadi kekalahan tandang yang keempat The Foxes pada masa ini.

Leicester City Samai Catatan Buruk Chelsea

Sebagai juara bertahan, Leicester City memulai masa 2016 – 2017 dengan catatan yang buruk. Selain cuma mengemas 8 poin saja, Leicester City pun tidak sempat mencapai poin dikala berperan menjadi tim tamu.

Kekalahan tandang terakhir pasukan Claudio Ranieri berlangsung di markas Chelsea. 3 gol dari The Blues ke gawang Kasper Schmeichel lahir lewat Diego Costa (7′), Eden Hazard (33′), dan juga Victor Moses (80′).

Selain itu, Leicester City yang cuma mengumpulkan 8 poin saja tidak mungkin jadi juara bertahan dengan raihan poin tersedikit semenjak Premier League bergulir. Catatan itu sama dengan yang dirasakan oleh Chelsea pada masa seusai berstatus juara bertahan.

Berikut ini merupakan kesamaan menarik laga Chelsea kontra Leicester City:

1. menjadi juara bertahan, Leicester City senantiasa kalah dalam 4 laga tandang masa ini. Catatan tersebut sama dengan Blackburn Rovers pada masa 1995 – 1996.

2. regu yang mencetak hasil kesatu tiap kali Chelsea dan juga Leicester City berjumpa di Stamford Bridge dalam 11 laga terakhir, tidak sempat hadapi kekalahan.

3. Leicester City cuma mengumpulkan 8 poin dari 8 laga dini Premier League. Catatan tersebut jadi yang terburuk menjadi juara bertahan, serupa halnya Chelsea pada masa lalu.

4. Diego Costa berkontribusi dalam 50 hasil Premier League Chelsea dalam 62 pertandingan dengan rincian 39 hasil dan juga 11 assist.

5. semenjak menempuh debut pada Agustus 2012, Eden Hazard menggambarkan gelandang tersubur Premier League dengan 44 gol.

6. Chelsea memenangi 3 pertandingan dari 4 laga kandang masa ini. Sebelumnya, Chelsea cuma menang 3 kali dari 14 laga kandang.

7. Nemanja Matic mencatat 3 assist dalam 8 pertandingan dini Premier League. Jumlah tersebut lebih banyak dibanding 2 assist yang ia mengadakan sejauh masa lalu.

8. Leicester City menggambarkan regu yang amat kerap kebobolan dari suasana sepak pojok, ialah 5 gol.

9. buat kali kesatu semenjak Mei 2015, Leicester City kandas membebaskan satu pun tembakan pas target ke gawang lawan.

Uncategorized

Manchester City Ditahan Oleh Everton

Manchester – Manchester City ditahan dengan skor akhir 1 – 1 dikala menghadapi Everton dalampertandingan lanjutan Premier League di Etihad Stadium, Manchester pada sabtu lalu. Dalam laga itu, The Citizens mengeksekusi 2 penalti yang gagal diselesaikan oleh para pemainnya.

Manchester City Ditahan Oleh Everton

Hasil itu senantiasa mengamankan posisi Man City yang berada di puncak klasemen Premier League dengan torehan 19 poin. Tetapi, poin The Citizens saat ini sama dengan Arsenal yang pada laga lain menang 3 – 2 atas Swansea City.

Manchester City mengawali laga dengan formasi pemain 3 – 4 – 3. 3 pemain belakang The Citizens diisi oleh Nicolas Otamendi, John Stones, dan juga Gael Clichy.

Formasi tersebut membikin tim dari tuan rumah dapat memahami penuh jalannya pertandingan. Lini tengah Manchester City yang dikomandoi Ilkay Gundogan tampak lebih dominan di pertandingan tersebut dibanding barisan tengah Everton.

Peluang mencetak gol untuk tuan rumah terbuka pada menit pertandignan ke – 43. Manchester City diberikan hadiah penalti karena pelanggaran yang dilakukan oleh Phil Jagielka terhadap David Silva. Akan tetapi, eksekusi yang dilakukan oleh Kevin de Bruyne mampu dimentahkan oleh kiper Maarten Stekelenburg. Dan akhirnya babak pertama pertandingan berakhir tanpa gol satu pun.

Memasuki babak kedua atau tepatnya menit ke – 64 pertandingan, Everton mengejutkan publik Etihad kala mencetak gol pembuka. Umpan dari Yannick Bolasie diteruskan dengan tembakan mendatar Romelu Lukaku yang membobol gawang Claudio Bravo.

Enam menit kemudian, Manchester City berulang mendapatkan hadiah penalti yang kedua dalam laga tersebut. Kali ini pelanggaran yang dilakukan oleh Jagielka kepada Sergio Aguero. Tetapi nahas, Aguero yang jadi algojo kembali kandas untuk menyelesaikan peluang itu jadi hasil seusai Stekelenburg membaca arah bola dengan sempurna.

Beruntungnya, Manchester City terlepas dari kekalahan sehabis Nolito mencetak hasil pada menit ke – 72. Bekerja sama dengan Silva, eks pemain Celta Vigo tersebut menyundul bola yang tidak dapat dihentikan kiper The Toffees. Hasil imbang 1 – 1 jadi akhir laga tersebut.

Highlights

De Bruyne Absen saat Man City Hadapi Celtic

GLASGOW – Josep Guardiola selaku Manajer Manchester City, memastikan sang pemain kunci Kevin De Bruyne wajib absen saat timnya bertandang ke markas Glasgow Celtic di matchday kedua Grup C Liga Champions 2016-2017, Kamis 29 September 2016 dini hari WIB.

Guardiola mengatakan, De Bruyne mengalami cedera otot cukup serius yang ditkarenakan saat The Citizens mengalahkan Swansea City 3-1 di Liga Inggris pekan kemarin.

de bruyne absen saat man city hadapi celtic

Pada laga kontra The Swans –julukan Swansea, De Bruyne ditarik keluar pada menit 81 dan digantikan oleh Jesus Navas. Sesaat sebelum mengalami cedera, gelandang asal Belgia itu menjadi dalang atas gol penalti yang dicetak Sergio Aguero pada menit le-65.

Tak lama kemudian sekitar 15 menit, pemain yang disia-siakan oleh Jose Mourinho saat menjabat sebagai pelatih Real Madrid tersebut melepaskan umpan matang yang datang dan dimaksimalkan dengan sempurna oleh Raheem Sterling. Kehilangan Kevin otomatis akan mengurangi daya gebrak Manchester City.

Bersama Man City di musim 2016-2017, Kevin dapat menyumbang dua gol dan lima assist dalam 10 pertandingan terakhir. Menurut Guardiola, Manchester City akan kehilangan peman berusia 25 tahun itu selama dua hingga tiga pekan ke depan yang diakibatkan cidera yang cukup serius.

“Kevin tidak mengalami cedera serius. Mungkin dua atau tiga minggu ke depan ia akan siap. Dr. Cugat (dokter yang menangani De Bruyne) merupakan dokter terbaik di dunia dan bersamanya kami tahu ia akan aman,” ujar Guardiola mengutip dari laman resmi Man City, Rabu (28/9/2016).

Highlights

Man City Lolos dari Grup C Liga Champions

GLASGOW – Josep Guardiola selaku Manajer Man City, sangat yakin bahwa timnya akan lolos dari Grup C Liga Champions 2016-2017. Walaupun tergabung di grup sulit bersama tim-tim hebat berkelas dikelasnya, Guardiola yakin kualitas pemain anak asuhnya yang mereka miliki dapat membawa Man City melaju ke 16 besar Liga Champions.

 guardiola man city lolos dari grup c

The Citizens –julukan Man City– tergabung di grup C bersama Barcelona, Borussia Moenchengladbach dan Glasgow Celtic. The citizens sukses melalui laga pertama di Grup C Liga Champions dengan gemilang.

Menjamu Gladbach, The citizens berhasil menang 4-0. Pada matchday kedua yang berlangsung dini hari nanti, Man City akan bertandang ke markas Glasgow Celtic.

Meski Celtic sangat tangguh jika saat bermain di kandang, klub anak asuh Brendan Rodgers hancur saat bertanding di Liga Champions. Pada saat itu laga pertandingan pertama, Celtic telah dibantai oleh Barcelona dengan skor akhir 0-7.

Karena itu, dapat dibilang hanya Barcelona lawan terberat The citizens di Grup C. Dengan kestabilan The citizens saat ini, Sergio Aguero dan kawan-kawan bisa berharap mampu untuk melampaui Barcelona untuk finis sebagai juara di Grup C Liga Champions 2016-2017.

“Kami kembali melakoni laga dan memiliki peluang besar untuk lolos ke babak selanjutnya. Grup ini memang sulit, Namun dengan kondisi yang baik saat ini, saya senang dan dengan performa yang ditampilkan saat mengalahkan Gladbach di laga pertama,” jelas Guardiola mengutip dari laman resmi Man City, Rabu (28/9/2016).

Highlights

Juventus Belum Optimal Saat Hadapi Dinamo Zagreb

ZAGREB Juventus dengan mudah dapat mengalahkan tim tuan rumah Dinamo Zagreb dengan skor akhir 0-4 dalam matchday kedua Grup G Liga Champions 2016-2017, dini hari tadi WIB. Walaupun begitu, Gonzalo Higuain menyatakan performa Bianconeri belum sangat optimal dan seharusnya bisa lebih dapat membantai tuan rumah.

Juventus-Belum-Optimal-Saat-Hadapi-Dinamo-Zagreb

Miralem Pjanic mencetak gol pembuka saat pertandingan Juventus dengan Dinamo Zagreb, lantas akan menjadi kreator gol kedua yang disarangkan oleh G. Higuain. Namun lagi-lagi sayang sekali, mantan bintang AS Roma ini ditarik keluar saat jeda pertandingan di akibat dia mengalami cedera yang mengabitkan dirinya tidak bisa melanjutkan permainan tersebut.

Selanjutnya betapa senangnya Juventus di saat, Paulo Dybala mencetak gol ketiga Juventus melalui tendangan jarak jauh terukur olehnya. Gol keempat La Vecchia Signora terjadi melalui sebuah gol bunuh diri kiper Dinamo Zagreb yakni Adrian Semper.

“Saya akan terus meningkatkan performa, dan membantu tim untuk menang. Kami belum berada di puncak kemampuan, tapi kami terus meraih hasil positif,” kata Higuain, seperti dilansir Football-Italia, Rabu (28/9/2016).

“Saya senang berada di sini dan merasa mudah sejak awal datang. Sekarang kami sedang memperbaiki area pergerakan, tapi seiring berjalannya waktu hal ini akan membaik,” jelasnya.

Highlights

Arsenal Ingin Hancurkan Basel Usai Taklukan Chelsea

LONDON – Arsene Wenger selaku Manajer Arsenal, ingin sekali timnya mengalahkan tim FC Basel di lanjutan matchday kedua Grup A Liga Champions 2016-2017, Kamis 29 September 2016 dini hari WIB. Dengan modal pengalman bagus ketika Arsenal menghancurkan Chelsea di pekan keenam Liga Inggris menjadi salah satu alasan The Professor – julukan Wenger –  sangat yakin anak asuhnya akan menundukkan FC Basel di laga nanti.

arsenal ingin-hancurkan-basel-usai-taklukan-chelsea

The Gunners berada di jalur positif setelah meraih empat kemenangan beruntun di Liga Inggris pekan kemarin. Dengan laga teranyar, Saat Alexis Sanchez dan rekan setimnya mengalahkan Chelsea dengan skor akhir 3-0.

Selain meraih hasil yang sangat baik dan positif di Laga pertandingan tersebut, London Merah ini juga berjaya di ajang Piala Liga. Bertemu Nottingham Forrest di babak ketiga pekan lalu, Arsenal dapat dengan mudah meraih kemenangan dengan skor akhir 4-0.

Sementara itu di Liga Champions, The Gunners ini sukses menahan Paris Saint-Germain (PSG) di Stadion Parc des Princes pada matchday pertama dengan skor 1-1. Dengan begini performa The Gunners sangat apik untuk dapat diulang saat melakoni debutnya dengan FC Basel nanti. Dan karena itu, Arsenal memiliki modal yang cukup banyak juga jelang menjamu Basel di Stadion Emirates.

“Kami baru saja melewati pertandingan yang luar biasa menghadapi Chelsea. Kami yakin mampu melanjutkan performa positif di laga-laga selanjutnya,” ujar Wenger mengutip dari Sportsmole, Rabu (28/9/2016).

Highlights

Slimani Dapat Pujian Cetak Gol Kontra FC Porto

LEICESTER – Kapten Leicester City yaitu Wes Morgan, menyebut Islam Slimani layak sekali mendapat banyak pujian usai timnya memenangkan laga pertandingan atas FC Porto di matchday kedua Grup G Liga Champions 2016-2017, Rabu (28/9/2016) dini hari WIB. Sang kapten morgan menilai, Slimani merupakan pemain berkelas yang tidak mengenal lelah sepanjang laga pertandingan dan gigih untuk menang sehingga dirinya dapat mencatatkan namanya di papan skir laga tersebut.

Slimani Dapat Pujian Cetak Gol Kontra FC Porto

Di laga tersebut, The Foxes –julukan Leicester City– berhasil mengalahkan Porto dengan skor akhir yaitu 1-0. Gol tunggal yang dicetak oleh Leicester disarangkan oleh Islam Slimani pada menit ke-25 usai memanfaatkan umpan silang dari Riyad Mahrez.

Tidak heran Slimani layak mendapat banyak pujian. Penyerang dari Aljazair itu terus berlari tanpa lalah sepanjang laga dan sangat gigih untuk menang. Selain melepas dua tembakan, mantan pemain Sporting Lisbon itu juga membantu pada lini pertahanan dengan mencatatkan dua clearance.

Terus berlari merupakan ciri khas pemain  Leicester berusia 28 tahun itu. Tidak heran di bawah asuhan Ranieri, Slimani selalu menjadi pemain kunci untuk menekan gawang lawan. Dari empat penampilan bersama Leicester, penyerang berkepala gundul itu sukses mengemas tiga gol.

“Slimani sangat membantu kami dan ia bekerja keras atas gol yang dibuat. Jadi, ia layak mendapat pujian. Saya sangat bangga atas performanya hari ini,” tegas Morgan mengutip dari laman resmi UEFA, Rabu (28/9/2016).

Highlights

Dortmund Samakan Kedudukan Berkat Schurrle

DORTMUND – Dortmund melakukan serangan cepat dan bertubi-tubi ke Real Madrid pada lima menit terakhir di laga tesebut. Alahasil buah dari kegigihan tersebut dapat dinikmati, Andre Schurrle berhasil mencatatkan namanya ke papan skor sekaligus mencetak gol penyama kedudukan pada menit-menit akhir pertandingan yaitu menit ke-87. Schurrle yang berdiri bebas di sisi kanan pertahanan Real Madrid langsung melepaskan sepakan sangat keras yang tak mampu dibendung oleh kiper Real Madrid saat itu yaitu Navas.

dortmund samakan kedudukan berkat schurrle

Baik Real Madrid dan Borussia Dortmund bermain sangat apik dan dengan tempo yang sangat cepat bola yang disepak antar pemain kedua tim tersebut bergerak kesana kemari seperti orang gila yang tak tau arah sebenarnya.

Usaha Real Madrid yang menginginkan menang atas tim tuan rumah putus sampai saat di menit-menit terakhir Borussia Dortmund membuat dorongan tekanan yang sangat hebat dan dengan tempo yang cepat bola dipermainkan di kaki para pemain tim tuan rumah tersebut.

Walaupun sebenarnya Real Madrid unggul terlebih dahulu pada awal laga pertandingan menit ke-17 dengan sepakan Cristian Ronaldo yang tidak dapat ditepis oleh kiper tuan rumah, hal tersebut justru membuat tim tuan rumah semakin garang dalam memainkan bola, alhasil pada menit-menit jelang turun minum pada babak pertama tim tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan berkat sepakan kaki Pierra-Emerick.

Namun hal tersebut tidak juga membuat Real Madrid pupus harapan, alhasil kegigihan ketangkasan tim anak asuh dari Zidane ini berhasil menyarangkan skor ke gawang tim tuan rumah dengan sepakan Raphael Varane pada menit ke-68. Dan selanjutnya pada menit-menit terakhir Borussia Dortmund berhasil menyamakan kedudukan kembali dengan sepakan Schurrle.

Dortmund XI: Bürki, Piszczek, Schmelzer, Ginter, Guerreiro, Papastathopoulos, Dembélé, Weigl, Götze, Castro, Aubameyang.

Real Madrid XI: Navas, Carvajal, Ramos, Varane, Danilo, Kroos, Modric, James, Bale, Ronaldo, Benzema.