Highlights

Man City Lolos dari Grup C Liga Champions

GLASGOW – Josep Guardiola selaku Manajer Man City, sangat yakin bahwa timnya akan lolos dari Grup C Liga Champions 2016-2017. Walaupun tergabung di grup sulit bersama tim-tim hebat berkelas dikelasnya, Guardiola yakin kualitas pemain anak asuhnya yang mereka miliki dapat membawa Man City melaju ke 16 besar Liga Champions.

 guardiola man city lolos dari grup c

The Citizens –julukan Man City– tergabung di grup C bersama Barcelona, Borussia Moenchengladbach dan Glasgow Celtic. The citizens sukses melalui laga pertama di Grup C Liga Champions dengan gemilang.

Menjamu Gladbach, The citizens berhasil menang 4-0. Pada matchday kedua yang berlangsung dini hari nanti, Man City akan bertandang ke markas Glasgow Celtic.

Meski Celtic sangat tangguh jika saat bermain di kandang, klub anak asuh Brendan Rodgers hancur saat bertanding di Liga Champions. Pada saat itu laga pertandingan pertama, Celtic telah dibantai oleh Barcelona dengan skor akhir 0-7.

Karena itu, dapat dibilang hanya Barcelona lawan terberat The citizens di Grup C. Dengan kestabilan The citizens saat ini, Sergio Aguero dan kawan-kawan bisa berharap mampu untuk melampaui Barcelona untuk finis sebagai juara di Grup C Liga Champions 2016-2017.

“Kami kembali melakoni laga dan memiliki peluang besar untuk lolos ke babak selanjutnya. Grup ini memang sulit, Namun dengan kondisi yang baik saat ini, saya senang dan dengan performa yang ditampilkan saat mengalahkan Gladbach di laga pertama,” jelas Guardiola mengutip dari laman resmi Man City, Rabu (28/9/2016).

Highlights

Juventus Belum Optimal Saat Hadapi Dinamo Zagreb

ZAGREB Juventus dengan mudah dapat mengalahkan tim tuan rumah Dinamo Zagreb dengan skor akhir 0-4 dalam matchday kedua Grup G Liga Champions 2016-2017, dini hari tadi WIB. Walaupun begitu, Gonzalo Higuain menyatakan performa Bianconeri belum sangat optimal dan seharusnya bisa lebih dapat membantai tuan rumah.

Juventus-Belum-Optimal-Saat-Hadapi-Dinamo-Zagreb

Miralem Pjanic mencetak gol pembuka saat pertandingan Juventus dengan Dinamo Zagreb, lantas akan menjadi kreator gol kedua yang disarangkan oleh G. Higuain. Namun lagi-lagi sayang sekali, mantan bintang AS Roma ini ditarik keluar saat jeda pertandingan di akibat dia mengalami cedera yang mengabitkan dirinya tidak bisa melanjutkan permainan tersebut.

Selanjutnya betapa senangnya Juventus di saat, Paulo Dybala mencetak gol ketiga Juventus melalui tendangan jarak jauh terukur olehnya. Gol keempat La Vecchia Signora terjadi melalui sebuah gol bunuh diri kiper Dinamo Zagreb yakni Adrian Semper.

“Saya akan terus meningkatkan performa, dan membantu tim untuk menang. Kami belum berada di puncak kemampuan, tapi kami terus meraih hasil positif,” kata Higuain, seperti dilansir Football-Italia, Rabu (28/9/2016).

“Saya senang berada di sini dan merasa mudah sejak awal datang. Sekarang kami sedang memperbaiki area pergerakan, tapi seiring berjalannya waktu hal ini akan membaik,” jelasnya.

Highlights

Arsenal Ingin Hancurkan Basel Usai Taklukan Chelsea

LONDON – Arsene Wenger selaku Manajer Arsenal, ingin sekali timnya mengalahkan tim FC Basel di lanjutan matchday kedua Grup A Liga Champions 2016-2017, Kamis 29 September 2016 dini hari WIB. Dengan modal pengalman bagus ketika Arsenal menghancurkan Chelsea di pekan keenam Liga Inggris menjadi salah satu alasan The Professor – julukan Wenger –  sangat yakin anak asuhnya akan menundukkan FC Basel di laga nanti.

arsenal ingin-hancurkan-basel-usai-taklukan-chelsea

The Gunners berada di jalur positif setelah meraih empat kemenangan beruntun di Liga Inggris pekan kemarin. Dengan laga teranyar, Saat Alexis Sanchez dan rekan setimnya mengalahkan Chelsea dengan skor akhir 3-0.

Selain meraih hasil yang sangat baik dan positif di Laga pertandingan tersebut, London Merah ini juga berjaya di ajang Piala Liga. Bertemu Nottingham Forrest di babak ketiga pekan lalu, Arsenal dapat dengan mudah meraih kemenangan dengan skor akhir 4-0.

Sementara itu di Liga Champions, The Gunners ini sukses menahan Paris Saint-Germain (PSG) di Stadion Parc des Princes pada matchday pertama dengan skor 1-1. Dengan begini performa The Gunners sangat apik untuk dapat diulang saat melakoni debutnya dengan FC Basel nanti. Dan karena itu, Arsenal memiliki modal yang cukup banyak juga jelang menjamu Basel di Stadion Emirates.

“Kami baru saja melewati pertandingan yang luar biasa menghadapi Chelsea. Kami yakin mampu melanjutkan performa positif di laga-laga selanjutnya,” ujar Wenger mengutip dari Sportsmole, Rabu (28/9/2016).

Highlights

Slimani Dapat Pujian Cetak Gol Kontra FC Porto

LEICESTER – Kapten Leicester City yaitu Wes Morgan, menyebut Islam Slimani layak sekali mendapat banyak pujian usai timnya memenangkan laga pertandingan atas FC Porto di matchday kedua Grup G Liga Champions 2016-2017, Rabu (28/9/2016) dini hari WIB. Sang kapten morgan menilai, Slimani merupakan pemain berkelas yang tidak mengenal lelah sepanjang laga pertandingan dan gigih untuk menang sehingga dirinya dapat mencatatkan namanya di papan skir laga tersebut.

Slimani Dapat Pujian Cetak Gol Kontra FC Porto

Di laga tersebut, The Foxes –julukan Leicester City– berhasil mengalahkan Porto dengan skor akhir yaitu 1-0. Gol tunggal yang dicetak oleh Leicester disarangkan oleh Islam Slimani pada menit ke-25 usai memanfaatkan umpan silang dari Riyad Mahrez.

Tidak heran Slimani layak mendapat banyak pujian. Penyerang dari Aljazair itu terus berlari tanpa lalah sepanjang laga dan sangat gigih untuk menang. Selain melepas dua tembakan, mantan pemain Sporting Lisbon itu juga membantu pada lini pertahanan dengan mencatatkan dua clearance.

Terus berlari merupakan ciri khas pemain  Leicester berusia 28 tahun itu. Tidak heran di bawah asuhan Ranieri, Slimani selalu menjadi pemain kunci untuk menekan gawang lawan. Dari empat penampilan bersama Leicester, penyerang berkepala gundul itu sukses mengemas tiga gol.

“Slimani sangat membantu kami dan ia bekerja keras atas gol yang dibuat. Jadi, ia layak mendapat pujian. Saya sangat bangga atas performanya hari ini,” tegas Morgan mengutip dari laman resmi UEFA, Rabu (28/9/2016).

Highlights

Dortmund Samakan Kedudukan Berkat Schurrle

DORTMUND – Dortmund melakukan serangan cepat dan bertubi-tubi ke Real Madrid pada lima menit terakhir di laga tesebut. Alahasil buah dari kegigihan tersebut dapat dinikmati, Andre Schurrle berhasil mencatatkan namanya ke papan skor sekaligus mencetak gol penyama kedudukan pada menit-menit akhir pertandingan yaitu menit ke-87. Schurrle yang berdiri bebas di sisi kanan pertahanan Real Madrid langsung melepaskan sepakan sangat keras yang tak mampu dibendung oleh kiper Real Madrid saat itu yaitu Navas.

dortmund samakan kedudukan berkat schurrle

Baik Real Madrid dan Borussia Dortmund bermain sangat apik dan dengan tempo yang sangat cepat bola yang disepak antar pemain kedua tim tersebut bergerak kesana kemari seperti orang gila yang tak tau arah sebenarnya.

Usaha Real Madrid yang menginginkan menang atas tim tuan rumah putus sampai saat di menit-menit terakhir Borussia Dortmund membuat dorongan tekanan yang sangat hebat dan dengan tempo yang cepat bola dipermainkan di kaki para pemain tim tuan rumah tersebut.

Walaupun sebenarnya Real Madrid unggul terlebih dahulu pada awal laga pertandingan menit ke-17 dengan sepakan Cristian Ronaldo yang tidak dapat ditepis oleh kiper tuan rumah, hal tersebut justru membuat tim tuan rumah semakin garang dalam memainkan bola, alhasil pada menit-menit jelang turun minum pada babak pertama tim tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan berkat sepakan kaki Pierra-Emerick.

Namun hal tersebut tidak juga membuat Real Madrid pupus harapan, alhasil kegigihan ketangkasan tim anak asuh dari Zidane ini berhasil menyarangkan skor ke gawang tim tuan rumah dengan sepakan Raphael Varane pada menit ke-68. Dan selanjutnya pada menit-menit terakhir Borussia Dortmund berhasil menyamakan kedudukan kembali dengan sepakan Schurrle.

Dortmund XI: Bürki, Piszczek, Schmelzer, Ginter, Guerreiro, Papastathopoulos, Dembélé, Weigl, Götze, Castro, Aubameyang.

Real Madrid XI: Navas, Carvajal, Ramos, Varane, Danilo, Kroos, Modric, James, Bale, Ronaldo, Benzema.

Highlights

Madrid Tak Dapat Jaga Konsistensi Zidane Kecewa

DORTMUND – Gagal meraih kemenangan saat menghadapi Borussia Dortmund, pelatih Real Madrid Zinadine Zidane sangat kecewa kepada Real Madrid. Cristiano Ronaldo dan rekan setimnya pun harus puas menerima skor imbang yaitu 2-2 dari tuan rumah Die Borussen. Dalam laga tersebut, pria berkepala gundul tersebut telah menilai timnya tak mampu menjaga konsistensi yang awalnya berkeingan kemenangan malah menjadi putus harapannya karena berskor imbang. Walaupun tidak mengalami kekahalan alhasil pelatih Real Madrid tersebut pun sangat kecewa kepada anak asuhnya.

madrid tak mampu jaga konsistensi zidane kecewa

Madrid sejatinya bermain baik dan menggunakan tempo permainan yang cukup cepat dengan melakukan skema menyerang dan bertahan siling berganti. Bahkan Los Galacticos sempat unggul terlebih dahulu melalui Cristiano Ronaldo di menit ke-17.Namun, nasib berkata lain, sayang keunggulan yang mereka dapat mampu dibalas oleh Pierre-Emerick Aubame menjelang turun minum.

Madrid kembali unggul lewat gol yang yang dicetak Raphael Varane, namun kemenangan di depan mata terhapus juga dengan lewat sepakkan Andre Schuerrle di menit 87. Tak pelak, Zidane kecewa anak asuhnya tidak dapat untuk bisa menjaga konsentrasi dengan baik. Ia berharap pada laga selanjutnya, Ronaldo dan rekan setimnya mampu bangkit dan meraih kemenangan.

“Saya kesal karena kami memainkan permainan sepak bola dengan hebat dan cepat. Namun sayang tak sesuai dengan yang kami harapkan. Ini bukan hasil yang buruk untuk kami, tapi para pemain harus kami didik supaya bisa bekerja keras lagi kedepannya,” ujar Zidane usai konfrensi pers mengutip Marca, Rabu (28/9/2016).

“Kami sekarang masih dalam masa sulit, sekarang kita harus bergerak maju dan berfikir tentang laga selanjutnya,” kata pria yang berusia 44 tahun tersebut.

Highlights

Tiga Poin Gagal di Bawa Pulang Real Madrid

LAS PALMAS – Real Madrid salah satu tim yang kuat di Liga Spanyol, nyatanya telah gagal untuk membawa pulang poin penuh saat melakoni debut dengan Las Palmas di Gran Canaria, Minggu (25/9/2016) dini hari WIB. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus puas dengan skor 2-2 yang artinya hanya 1 poin saja yang dibawa pulang oleh Real Madrid.

tiga-poin-gagal-di-bawa-pulang real madrid

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama Pertandingan

Masih permulaan, Real Madrid sudah menebar ancaman melalui Cristiano Ronaldo di lima menit pertama. Ronaldo yang bergerak ke tengah memutuskan untuk menghempaskan tembakan kerasnya. Sayang sepakannya keras tersebut masih melebar dari gawang Las Palmas.

Sesaat kemudian Ronaldo menebar ancaman ke gawang tuan rumah. Ronaldo yang melepaskan tembakan voli dapat sedikit merepotkan barisan bertahan Las Palmas namun bola justru masih sedikit melebar di kanan gawang.

Akan tetapi Real Madrid akhirnya sukses memecahkan skor di menit 33 melalui Marc Asensio. Berawal dari bergerakan Nacho Fernandez yang menyisir sisi kri, menusuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan keras ke arah gawang namun masih bisa ditahan kiper tuan rumah. Selanjutnya bola yang berhasil ditahan tersebut malah justru mengarah ke Asensio yang langsung menyambutnya dengan sundulan dan berakhir gol.

Keunggulan yang baru saja dilesatkan oleh Real Madrid, nyatanya tidak berlangsung dengan lama. Hanya berselang lima menit saja dari gol Asensio, akhirnya Las Palmas sukses menyamakan kedudukan melalui lesatan Tana. Memanfaatkan posisi yand berada tepat di depan gawang Madrid, Tana ketika menerima bola dengan sekali kontrol langsung menembakan dari jarak dekat yang gagal dijangkau Casilla.

Selepas gol yang dicetak oleh tuan rumah, kedua tim semakin bermain terbuka di sisa menit babak pertama. Namun hingga peluit panjang, skor masih saja 1-1 untuk kedua tim.

Babak Kedua Pertandingan

Pada awal babak kedua menjadikan mala petaka bagi tim tuan rumah. Pasalnya, salah satu pemain kunci mereka, Viera terlihat sedikit kesakitan pada hamstringnya. Akhirnya, pada menit ke 56, akhirnya dia ditarik keluar dan digantikan dengan El Zhar.

Ronaldo juga semakin cekatan untuk memanfaatkan kondisi ini dengan hampir membawa Madrid kembali unggul atas tim tuan rumah. Menerima umpan tarik dari G. Bale, mantan pemain Manchester United itu sukses mendorong bola ke arah gawang. Namun, gol tersebut harus dianulir lantaran Ronaldo sudah terlebih dulu terperangkap offside.

Sering sekali mengalami kesulitan dalam penyelesaian akhir, Zidane pun memutuskan untuk memainkan Benzema dan menarik keluar Asensio di menit 64. Ternyata keputusan yang diambil tersebut tepat sekali.

Benzema yang baru saja lima menit menginjakkan kakinya di atas lapangan sukses menjawab kepercayaan sang pelatih dengan golnya di menit 69. Memanfaatkan bola rebound hasil sepakan Cristiano Ronaldo, Benzema yang tanpa kawalan tinggal melesatkan bola ke gawang Las Palmas.

Meski tertinggal nyatanya tidak membuat daya juang tuan rumah mengeluh. Akhirnya pada menit-menit terakhir Las Palmas terus memberikan tekanan kepada Madrid untuk menyamakan skor. Alhasil tepat menit 86, Araujo yang baru masuk berhasil menyamakan kedudukan setelah melakukan terobosan ke kotak penalti.

Tapi hingga empat menit waktu tambahan berakhir, kedua tim tidak ada yang berhasil mencetak gol sehingga laga berkesudahan dengan skor 2-2.

Susunan Pemain

Real Madrid XI: Casilla; Carvajal, Ramos (c), Varane, Nacho; Kroos, Modric, Asensio (Benzema 64’); Bale, Cristiano Ronaldo (Vazquez 72’), Morata (Isco 80′).

SUBS: Navas, Benzema, James, Kovacic, Isco, Danilo, Lucas Vasquez.

Las Palmas XI: Varas, Michel, García, Aythami, Castellano, Roque Mesa, Gómez, Momo (Araujo 68’), Tana, Viera (El Zhar 56’), Livaja (Lemos 88′).

SUBS: Lizoain, Lemos, Montoro, El Zhar, Araujo, Tyronne, Hélder.

Highlights

Borussia Dortmund Vs Real Madrid Berakhir 2-2

DORTMUND—Baik tuan rumah Borussia Dortmund dan Real Madrid sama-sama memaikan permainan cepat terbukti di awal pertandingan dan di akhir babak pertama dengan skor imbang. Memulai  babak kedua dengan skor 1-1, kedua tim sama-sama melakukan serangan. Akibatnya Real Madrid dan Dortmund sama-sama menambah satu gol dan mengubah skor akhir menjadi 2-2. Hasil tersebut membuat mereka kini mengoleksi empat poin hasil dari dua pertandingan.

Borussia Dortmund Vs Real Madrid Berakhir 2-2

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama Pertandingan

Pertandingan berlangsung dengan cepat. Kedua tim bahkan nyaris saja mencetak gol pada 10 menit pertama pertandingan. Namun sayang karena ketangkasan dua penjaga gawang, skor 0-0 masih bertahan sampai menit 13.

Kedua tim benar-benar melakukan jual beli serangan. Bahkan tampaknya tak terlihat pertarungan yang ketat di lini tengah. kedua tim dengan mudah memberikan bola ke lini depan. Beruntung para pemain bertahan dari dua kubu mampu menghalau serangan.

Gol yang ditunggu oleh Real Madrid akhirnya datang pada menit 17. Melalui kerja sama antara James Rodriguez dan Gareth Bale, Ronaldo yang mendapat umpan mendatar matang langsung menjebloskan bola ke gawang Dortmund. 1-0 untuk keunggulan Real Madrid.

Pemain bertahan Real Madrid, Raphael Varane menjadi salah satu pemain penting dalam pertahanan tim. Beberapa kali dirinya berusaha menggagalkan serangan mematikan dari Ousmane Dembele dan Mario Gotze.

Memasuki menit 30, kedua tim berusaha untuk menurunkan tempo. Baik Dortmund maupun Real Madrid berusaha menguasai pertandingan di lini tengah. Namun keduanya tetap berusaha untuk memberikan serangan mendadak yang membuat tim lawan terkejut.

Menit 33 Dortmund memiliki kesempatan untuk mencetak gol melalui skema tendangan pojok. Namun sayang sundulan pemain Dortmund masih bisa dihalau oleh Keylor Navas.

Menit 43 Dortmund berhasil menyamakan kedudukan. Melalui skema tendangan bebas, Navas melakukan tepisan bola yang tak sempurna dan membentur Sergio Ramos. Bola yang mengarah ke gawang langsung dipastikan menjadi gol oleh Aubameyang dan skor menjadi 1-1.

Babak Kedua Pertandingan

Awal babak kedua berjalan dengan tempo yang cukup lambat namun agak cepat. Kedua tim memilih untuk menunggu kesempatan serangan balik demi untuk menciptakan peluang menambah gol mereka.

Aubameyang memiliki kesempatan untuk mencatatakan namanya ke papan skor di menit 51. Setelah berhasil melewati pemain Real Madrid lalu memasuki daerah kotak penalti Real Madrid, Aubameyang melepaskan sepakan ke sudut gawang Real Madrid. Beruntung sepakan yang keras tersebut masih mempu ditepis oleh Navas.

Di menit 58 Mario Gotze ditarik keluar oleh pelatih Dortmund. Dan menggantikannya dengan bekas pemain Chelsea yaitu, Andre Schurrle digantikan Gotze untuk menambah daya serang tim tuan rumah.

Menit 60 Ronaldo mendapat umpan lambung dari rekan setimnya taiut, Ramos. Namun sayang Ronaldo malah gagal melakukan eksekusi sundulan yang talah datang sempurna dan hanya melahirkan tendangan gawang untuk tim tuan rumah.

Madrid kembali lagi menyia-nyiakan peluang. Kali ini giliran Benzema yang tak mampu memanfaatkan umpan mendatar pelan dari G. Bale. Dirinya telah gagal menendang bola karena mendapat penjagaan yang cukup ketat dari pemain bertahan Dortmund.

Menit 66 G. Bale nyaris membuat Real Madrid unggul lagi. Melalui skema tendangan sudut yang dibuatnya, Bale mendapatkan umpan matang dan melakukan sundulan. Tetapi sayang sundulannya terlalu tinggi di atas gawang Dortmund padahal hanya kurang sedikit saja sudah bisa mencetak skor penambah keunggulan.

Gol yang diharapkan oleh Real Madrid akhirnya dapat dicetak pada menit ke-68. Pemain muda Real Madrid, Raphael Varane berhasil mencetak gol dengan memanfaatkan bola liar hasil sepakan oleh Karim Benzema. Gol tersebut membuat Real Madrid unggul terlebih dahulu 2-1 atas tim tuan rumah.

Dotmund nyaris menyamakan kedudukan pada menit 82. Namun sayang tendangan pemain Dortmund berhasil ditepis oleh kiper Real madrid, Navas. Navas sebenarnya nyaris kembali melakukan blunder atau tepisan yang diakibatkan oleh sepakan tersebut. Beruntung pemain belakang, Carvajal berhasil mengamankan bola liar tepisan Navas.

Tuan rumah melakukan serangan bertubi-tubi pada lima menit terakhir. Buah dari kesuguhan tersebut akhirnya dapat dipetik, Berkat dari Andre Schurrle yang baru saja masuk menggantikan Gotze berhasil mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-86. Schurrle yang berdiri bebas tanpa kawalan di sisi kanan pertahanan Real Madrid langsung menyepakkan tendangan keras yang tak mampu ditepis oleh Navas.

Real Madrid XI: Navas, Carvajal, Ramos, Varane, Danilo, Kroos, Modric, James, Bale, Ronaldo, Benzema.

Dortmund XI: Bürki, Piszczek, Schmelzer, Ginter, Guerreiro, Papastathopoulos, Dembélé, Weigl, Götze, Castro, Aubameyang.

Uncategorized

Fakta Menarik Swiss vs Polandia

Fakta Menarik Swiss vs Polandia

Fakta Menarik Swiss vs PolandiaFakta Menarik Swiss vs Polandia – Swiss dan Polandia pertama kali lolos ke fase knock-out Piala Eropa. Kedua tim bentrok di Stade Geoffroy Guichard, St Etienne, Sabtu (25/6/2016) pukul 20.00 WIB. Poland melaju ke babak 16 besar Piala Eropa 2016 dengan rekor tidak terkalahkan di Grup C dan tidak kebobolan, finish kedua di bawah Jerman dengan hanya karena selisih produktivitas gol.

Pasukan Adam Nawalka punya alasan untuk lebih optimistis ketimbang Swiss. Dari 10 pertemuan sebelumnya, Polandia menang 4 laga, imbang 5, dan tumbang 1. Satu-satunya kemenangan Swiss pada laga persahabatan di Basel (Swiss menang 2-1).

Pertemuan terkini, adalah hasil imbang 2-2 dalam laga persahabatan di Wroclaw pada bulan November 2014, Fabian Frei mencetak gol penyama kedudukan untuk Swiss imbang 2-2 setelah rekan Josip Drmic mencetak golpembuka. Artur Jedrzejczyk dan Arkadiusz Milik pencetak gol Polandia.

Pertemuan kompetitif kedua tim, hanya terjadi sekali yakni di kualifikasi Piala Eropa 1980, Polandia menang 2-0 di kandang dan tandang.

Berikut fakta pertandingan Swiss vs Polandia seperti dikutip dari laman UEFA :
– Swiss lolos dari babak penyisihan grup Piala Eropa pertama kalinya setelah empat kesempatan; rekor mereka dalam 12 laga putaran final adalah menang 2, imbang 4, dan tumbang 6.

– Swiss tak terkalahkan di putaran final Piala Eropa 2016 (menang 1, imbang 2) dan empat pertandingan beruntun tak terkalahkan di semua laga (menang 2, imbang 2). Rekor mereka di babak kualifikasi adalah menang 7, imbang 0, tumbang 3.

– Seperti Polandia, ini adalah penampilan pertamanya Swiss di Saint-Etienne. Ini putaran final kedua Swiss sejak menjadi tuan rumah bersama Piala Eropa 2008 dengan Austria.

– Polandia belum kebobolan dalam empat pertandingan terakhir mereka, tiga clean sheet mereka di Prancis menyusul hasil imbang 0-0 dengan Lithuania di laga persahabatan.

– Keberhasilan terbesar Polandia di panggung internasional memenangkan medali perunggu di Piala Dunia 1974 dan 1982.

– Robert Lewandowski merupakan pencetak gol terbanyak Polandia di babak kualifikasi dengan 13 gol, menyamai rekor kompetisi yang dicetak David Healy (Irlandia Utara) pada kualifikasi Piala Eropa 2008.

– Polandia terjaring 33 gol selama kualifikasi, dua lebih banyak dari negara yang paling produktif berikutnya, Inggris.

 

Untuk dapat bermain Live Casino, Baccarat atau Roulette dapat juga mengunjungi situs CARA DAFTAR CASINO

Uncategorized

USA Bertemu Argentina

USA Bertemu Argentina

USA Bertemu Argentina USA Bertemu Argentina  – Timnas Amerika Serikat baru saja mengulang pencapaian terbaik mereka di arena Copa America, yakni menembus partai semifinal edisi 2016 (seperti edisi 1995 di Uruguay). Tapi harapan mencatat rekor baru tampil di final, benar-benar sulit.

Pasalnya, lawan yang akan mereka hadapi di semifinal edisi 2016 adalah tim raksasa Argentina, yang juga sedang haus gelar internasional, setelah puasa sejak meraih Copa America 1993.

Mengapa dibilang kans The Star and Stripes (julukan Timnas AS) sulit meraih kemenangan atas Argentina? Karena setidaknya pelatih AS, Juergen Klinsmann, bakal kehilangan tiga pemain kuncinya pada laga yang akan berlangsung di NGR Stadium, Houston, Texas, Rabu (22/6/2016) pukul 08:00 pagi WIB ini.

Bobby Wood dan Alejandro Bedoya sama-sama memetik kartu kuning keduanya di turnamen ini dalam kemenangan 2-1 atas Ekuador di babak perempat-final. Sedang salah satu pemain yang amat dipercayai Klinsmann, Jermaine Jones, malah mendapat kartu merah pada laga tersebut usai menaruh tangannya di wajah pemain Ekuador.

Dengan begitu, media massa di Amerika Serikat menyakini kepala Klinsmann kini sedang pusing tujuh keliling memikirkan pengganti ketiganya di starting eleven timnya. Kemungkinan besar, Kyle Beckerman, Perry Kitchen, Graham Zusi serta Darlington Nagbe masuk, dengan opsi di sektor sayap pada Christian Pulisic atau Matt Besler.

Sementara itu La Albiceleste (julukan Timnas Argentina) dengan penuh percaya diri menggulung Venezuela 4-1 di babak 8 besar. Megabintang mereka dan Barcelona, Lionel Messi, yang tampil sejak menit awal, menyumbang satu gol dan dua assist. Tambahan satu gol ini menjadikan King Leo menyamai rekor perolehan 54 gol Gabriel Batistuta sebagai top skorer sepanjang massa Timnas Argentina.

Kini, nasib AS bergantung pada mereka sendiri dan pastinya cara mereka untuk menghentikan Messi dan kawan-kawan. Meski begitu perlu diketahui, AS pernah membuat King Leo mandul dua kali.

Yaitu selama 45 menit pada bentrok kaca mata (0-0) di stadion lama Giants, 2008. Setelah itu pada ujicoba 2011 di MetLife Stadium yang berujung 1-1.

“Semua orang tahu mereka (Argentina) adalah tim yang sangat bagus. Tapi sudah banyak contoh dari beberapa tahun terakhir, bahwa tim yang tampil dengan mental baja, secara fisik akan melakukan apapun saat melawan tim yang di atas mereka difavoritkan. Dan pada akhirnya bisa keluar sebagai pemenang. Itulah yang akan kami lakukan. Karena kami memiliki grup pemain di lapangan yang begitu berkomitmen untuk membuat sulit Argentina. Tidak memberi mereka respek terlalu banyak dan tampil hebat di laga besar,” sesumbar kapten Timnas AS, Michael Bradley, seperti dilaporkan mlssoccer.

“Saya tidak tahu apakah Anda bisa menghentikan Messi,” tutur defender Timnas AS, Matt Besler. “Maksud saya, nanti memang akan banyak perhatian kepadanya, akan selalu begitu. Namun adalah kemauan dari grup ketika Anda bermain menghadapi pemain sepertinya. Anda harus selalu tahu di mana dia berada di lapangan. Pada waktu bersamaan, kami juga harus memainkan rencana kami. Anda tidak bisa terlalu fokus pada lawan, Anda harus keluar dan melakukan hal yang sudah bagus sebagai sebuah tim,” imbuhnya.

Adapun Tim Tango (julukan lain Argentina) sepertinya masih akan tetap mempertahankan 11 pemain awal dari laga kontra Venezuela. Menurut laporan Diario Ole, hanya Nicola Gaitan yang kemungkinan besar tak dipakai karena suspensi. Ezequiel Lavezzi akan mengisi posisinya, guna jadi trio penyerang maut bersama Messi dan Higuain.

Entrenador Timnas Argentina, Gerardo ‘Tata’ Martino, juga tak masalah dengan persiapan Messi dan kawan-kawan yang baru tiba di Houston sehari jelang pertarungan. “Ketika berada dalam tekanan tinggi, sebuah tim juga perlu perubahan. Kami harus mengambil aspek ini ketika akan melawan tim bagus seperti AS,” sembur Tata Martino pada jumpa pers Senin (21/6).

“Angel Di Maria sudah ikut latihan, tapi Javier Pastore masih tidak bisa diturunkan. Saya pikir, tidak ada tim yang bisa mendominasi sebuah pertandingan selama 90 menit. Ketika melawan Venezuela, kami sempat kehilangan kontrol selama 15 menit. Dan tidak akan sama dengan tim lain.

Saya tidak mengharapkan mengontrol penuh laga ini, tapi lebih senang tim tidak menderita hal serupa seperti saat melawa Venezuela. Tak masalah kami hanya memiliki waktu latihan sehari di Houston, karena kami telah memilih perjalanan ini sebagai langkah yang terbaik. Dan kami akan mendapat istirahat sehari lebih banyak ketimbang tim lain jika kami lolos ke final,” kata Martino berkoar.

Untuk dapat bermain Live Casino, Baccarat atau Roulette dapat juga mengunjungi situs CARA DAFTAR CASINO